07 April 2016

Thursday, April 07, 2016
1

ACC NEWS - Pada dasarnya sistem pendingin mesin mobil ditunjang oleh 3 hal, yaitu Cairan Pendingin, Udara dan Minyak Pelumas. Ketiganya berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Anda. Dan berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan, serta tips dalam merawatnya :


Radiator
Sebagai penampung utama dan tempat cairan didinginkan, maka kondisi radiator harus selalu terjaga dengan baik. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan baik luar maupun dalam.

Pada bagian luar terdapat kisi-kisi yang merupakan jalur mengalirnya angin. Jika kisi-kisi tersebut tersumbat kotoran, maka dapat dipastikan bahwa volume angin yang mengalir pun berkurang, sehingga proses pendinginan menjadi kurang efektif. Untuk membersihkannya, gunakanlah kuas halus atau semprotan air yang bertekanan rendah agar jangan sampai membengkokan kisi-kisi yang sangat tipis tersebut.

Pembentukan karat adalah hal yang umum terjadi pada bagian dalam radiator yang sudah berumur. Karat dapat menghambat sirkulasi sistem pendingin atau bahkan melumpuhkannya. Untuk itu lakukanlah pengurasan secara berkala, setidaknya setahun sekali. Proses ini dapat dilakukan sendiri, atau diserahkan pada  bengkel khusus, terutama jika terjadi kebocoran.

Jika Anda berencana untuk melakukan pengurasan sendiri, berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Sebelumnya pastikan mesin mobil berada dalam kondisi dingin.

Bukalah penutup pembuangan cairan yang terdapat pada bagian bawah radiator dan simpan penutup tersebut di tempat yang aman.

Setelah seluruh cairan mengalir keluar, tutup kembali hingga rapat. Kemudian bukalah penutup utama pada bagian atas radiator, lalu tambahkan cairan penguras atau Radiator Flush (jika ada) dan tambahkan air bersih hingga penuh. Biarkan penutup utama terbuka untuk mengurangi tekanan yang terlalu tinggi saat pemanasan mesin.

Hidupkan mesin mobil dan biarkan menyala hingga mencapai temperatur operasional atau sekitar 10 sampai 15 menit. Selama proses pemanasan berlangsung ketinggian air didalam radiator dapat saja menurun. Untuk itu Anda dapat melakukan penambahan.

Untuk mempercepat sirkulasi air dan merontokan kotoran atau karat yang melekat pada dinding jalur sirkulasi, Anda dapat menginjak pedal gas secara perlahan dengan putaran mesin sekitar 1.000 – 1.500 rpm.

Setelah mencapai suhu operasional, matikan mesin dan biarkan dingin kembali. Setelah dingin, buka kembali penutup pembuangan radiator dan biarkan mengalir keluar seluruhnya.

Pada tahap ini, dengan kondisi kedua penutup terbuka, alirkan air kembali air bersih kedalam radiator hingga air yang keluar pada bagian pembuangan terlihat bersih.

Setelah itu tutup kembali penutup pembuangan radiator hingga rapat dan isikan air bersih atau cairan pendingin (Radiator Coolant), atau keduanya hingga penuh, kemudian tutup kembali dengan rapat.

Perhatikan volume cairan dalam radiator selama beberapa hari pemakaian pertama, dan tambahkan bila berkurang. Jika masih terus berkurang, ada kemungkinan terjadi kebocoran. Untuk itu periksakan mobil Anda pada bengkel radiator.

Jika radiator mobil Anda sudah cukup lama tidak dikuras atau jika Anda membeli mobil bekas tanpa mengetahui riwayat perawatan radiatornya, serahkan proses pengurasan pada bengekel radiator. Sebab jika kotoran yang terdapat didalam jalur sirkulasi pendingin mesin terlalu banyak, maka mengurasnya justru dapat menyumbat beberapa saluran yang sempit dan dapat mengakibatkan kegagalan pada sistem pendinginan.

Selang Radiator
Selang ini menjadi penghubung antara Radiator dan mesin, serta jalur mengalirnya cairan pendingin. Tekanan dan suhu air yang tinggi membuat selang radiator semakin lama semakin mengembang, dan daya tahannya semakin menurun. Oleh karena itu jika memang sudah saatnya diganti, lakukanlah segera.

Terlambat menggantinya dapat berakibat fatal seperti terhambatnya sirkulasi air atau bahkan sobeknya selang. Akibatnya seluruh cairan akan terkuras seketika dan temperatur mesin melonjak tinggi. Saat itu terjadi umumnya terjadi suara menggelitik dan mesin akan mati.

Tutup Radiator
Perhatikan apakah karet penyekat dan pegas masih berfungsi dengan baik. Jika tidak maka dapat menyebabkan meningkatnya temperatur mesin.

Klem / Pengikat Selang Radiator
Klem / pengikat yang biasanya terbiat dari besi atau baja, memastikan selang tersambung dengan baik pada radiator. Karena pengikat radiator sangat vital dalam menjaga agar jangan sampai lepas dan bocor, pastikanlah bahwa pengikat tersebut cukup kuat namun tidak terlalu kuat yang justru akan membuat selang radiator sobek.

Kipas Pendingin
Agar peranti ini tetap dapat bekerja dengan baik, periksalah kondisi cairan silikon dan tali kipas. Pastikan keduanya selalu dalam kondisi baik.

Pompa Oli
Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan pada sistem pendinginan mesin adalah pompa oli. Selain memompa oli menuju bagian mesin yang membutuhkannya, melalui proses ini mesin turut didinginkan.
Terawatnya sistem pendingin dengan baik akan menambah rasa aman dan nyaman dalam mengendarai mobil Anda kemanapun.

(accnews / various sources)

1 komentar:

Post a Comment